Malang Corruption Watch

  • Full Screen
  • Wide Screen
  • Narrow Screen
  • Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size

Malang Corruption Watch

TOLAK POLITIK UANG DAN CALEG BONEKA

E-mail Print PDF

Batu,30/03/2014--Pemilu menjadi realitas drama dalam sistem berdemokrasi , bagaimana tidak, berbagai peran dimainkan oleh calon untuk mencitrakan dirinya sebagai sosok yang sempurna dan layak untuk dipilih menjadi pemimpin.  Akan tetapi harus dipahami dalam sebuah teori drama turgi karya seorang pemikir bernama Erving Goffman menjelaskan, bahwa dalam sebuah drama ada sebuah latar depan dan latar belakang sebuah panggung untuk mempengaruhi asumsi audience. Latar depan adalah sebuah arena untuk seorang aktor memerankan lakonnya, jika aktor dalam pemilu legislatif adalah calon legislative (Caleg) maka aktor tersebut akan memerankan lakon yang baik untuk mempengaruhi persepsi audience atau konstituen pemilih. Proses mempengaruhi tersebut menggunakan berbagai symbol-simbol yang dikemas untuk membentuk image dari caleg, misal menggunakan baliho bergambar menolong orang, memberi janji-janji yang baik untuk membangun harapan konstituen pemilih dll. Proses pembentukan image tersebut bisa jadi di sampaikan langsung bertemu dengan kostituen, maupun di konstruk menggunakan realitas media cetak dan elektronik.

Last Updated on Friday, 23 May 2014 10:58 Read more...

Posko Pengaduan CPNS, MCW Buka Posko Pengadun Untuk Masyarakat!!

E-mail Print PDF

18-10-13, Kepanjen. Malang Corruption Watch hari ini membuka posko pantau dan monitoring rekrutmen CPNS 2013 di Kabupaten Malang, hal ini dilakukan sebagai komitmen MCW Malang bersama konsorsium LSM pemantau CPNS yang mendapat mandat dari KEMENPAN-RB untuk menjadi team pemantau eksternal pada setiap tahapan rekrutmen CPNS 2013, seperti kita ketahui bahwa KEMENPAN –RB bersama Panitia Seleksi Nasional menggandeng MCW sebagai team pemantau ekskternal dalam rangka mensukseskan agenda reformasi birokrasi, salah satunya adalah pengadaan CPNS yang transparan, akuntable dan tidak diskriminatif sebagai jalan utama untuk melahirkan PNS yang profesional, berintigritas untuk mengabdi kepada negara sebagai pejabat publik

Last Updated on Friday, 23 May 2014 10:38 Read more...

INDIKASI TITIPAN HONORER K-2 DI PEMKAB MALANG

E-mail Print PDF

Malang, 29 November 2013- setelah lama tidak muncul dipermukaan, pemantauan CPNS oleh Malang Corruption Watch tidak berarti terhenti. MCW tetap melakukan investigasi terkait indikasi pelanggaran yang terjadi di Malang Raya. Perlu digarisbawahi bahwa diduga kuat terdapat pelanggaran yang diadukan oleh beberapa masyarakat. Indikasi pelanggaran yang terjadi adalah masuknya beberapa nama yang seharusnya tidak masuk syarat menjadi peserta dari Honorer K-2. Hal ini dilaporkan kepada MCW oleh bapak saleh yang bekerja sebagai pegawai kontrak di lingkungan Pemerintah Kabupaten

Read more...

MELEMPEM, 31 CALEG INCUMBENT TIDAK RESPONSIF DALAM PEMBERANTASAN KORUPSI

E-mail Print PDF

Kota Malang, 11/13/2013_ 31 anggota DPRD Kota Malang yang maju lagi dalam pemilu 2014 tidak punya i’tikad baik untuk memberantas korupsi di Kota Malang. Kasus korupsi macam Jembatan Kedunga Kandang, paku jalan, dan dugaan korupsi pengadaan lahan RSUD Kota Malang tidak direspon oleh anggota DPRD. Mereka tidak menunjukkan fungsi pengawasannya dengan membantu Kejari dan Kepolisian mengusut tuntas kasus-kasus tersebut. Pertanyaan yang muncul kemudian adalah, kenapa DPRD Kota Malang seolah melempem dalam menyikapi kasus-kasus korupsi dan beberapa proyek rawan korupsi, Drainase Jacking misalnya. Apakah karena mereka (DPRD,red) menjadi bagian dalam lingkaran setan kasus-kasus korupsi di Kota Malang dan juga berperan dalam beberapa proyek rawan korupsi. Seharusnya, pertanyaan semacam ini tidak muncul kalau DPRD pro-aktif dalam penuntasan kasus-kasus korupsi yang tengah terjadi. Kini mereka mencalonkan kembali untuk menjadi anggota DPRD Kota Malang periode 2014-2019, saya kira masyarakat harus lebih cerdas mana yang harus dipilih ataupun tidak dipilih.

Last Updated on Saturday, 10 May 2014 02:50 Read more...

HUT Kota Batu, Pemkot Lakukan Pemborosan Anggaran!

E-mail Print PDF

10-10-13, Malang Corruption Watch. Pemerintah Kota Batu seharusnya menjadikan peringatan ulang tahun kotanya sebagai momentum evaluasi kinerja tata kelola pemerintahan.  Pasalnya, MCW menilai hingga memasuki usia ke-12 semenjak program pemekaran Kota Batu dari Kabupaten Malang, masih banyak persoalan yang terjadi di Kota Wisata ini, mulai dari masalah buruknya penyelenggaraan layanan dasar seperti pendidikan, kesehatan dan administrasi dasar, hingga persoalan infrastruktur dan tata kelola yang tidak berbasis pada kebutuhan masyarakat.

Last Updated on Saturday, 10 May 2014 02:49 Read more...

Page 1 of 4

  • «
  •  Start 
  •  Prev 
  •  1 
  •  2 
  •  3 
  •  4 
  •  Next 
  •  End 
  • »
menghampiri dan menanyai para pedagang pasar merjosari, salah satu upaya mengajak masy untuk mengadu, pos pengaduan pasar merjosari.JPG
You are here