Beranda Suara Rakyat Rilis Pers Aksi Jalan Kaki 92 km Menyerukan Anti Korupsi Untuk NU

Aksi Jalan Kaki 92 km Menyerukan Anti Korupsi Untuk NU

184
0
BERBAGI
foto diambil dari: www.merdeka.com/darmadi sasongko
foto diambil dari: www.merdeka.com/darmadi sasongko

 

 

 

 

 

 

Korupsi tidak semata-mata adalah persoalan penyakit birokrasi yang hanya dapat diselesaikan melalui peradilan. Korupsi memiliki mata rantai yang berhubungan dengan seluruh sendi kehidupan masyarakat. Satu perilaku koruptif kecil yang dibiarkan begitu saja maka akan terus berlanjut menjadi lebih besar di kemudian hari. Tindakan preventif untuk mencegah perilaku koruptif menjadi penting untuk dilakukan agar mata rantai korupsi dapat terputus. MCW sebagai salah satu representasi dari masyarakat memiliki tanggungjawab untuk konsisten memberikan pemahaman mengenai korupsi kepada masyarakat sebagai bentuk upaya pencegahan korupsi.

Dalam waktu dekat Nahdatul Ulama sebagai salah satu organisasi masyarakat yang berbasis keagamaan tersesar di Indonesia akan mengadakan muktamar atau forum persidangan yang menghadirkan seluruh perwakilannya yang tersebar di daerah-daerah. Tujuan forum besar ini adalah untuk membahas berbagai hal salah satunya adalah isu yang menjadi perhatian Nahdatul Ulama ke depan. MCW menilai bahwa Muktamar Nahdatul Ulama ke 33 adalah suatu momentum yang strategis untuk mengkampanyekan isu korupsi kepada seluruh elemen masyarakat di Indonesia. Agenda muktamar NU tersebut juga merupakan kesempatan bagi masyarakat sipil untuk memberikan masukan kepada Nahdatul Ulama agar turut serta dalam upaya-upaya pencegahan dan pemberantasan korupsi di Indonesia.

Salah satu jaringan MCW yaitu Bapak Syamsudin (44) yang berasal dari Indramayu memiliki rencana untuk mengambil peran dalam mengkampanyekan isu korupsi kepada masyarakat yaitu dengan memanfaatkan muktamar NU ke 33 sebagai momentumnya. Rencana tersebut adalah dengan berjalan kaki dari Kota Malang menuju Jombang tempat dimana muktamar Nu ke 33 diselenggarakan. Pemberangkatan dimulai pada Hari Rabu, tanggal 29 Juli 2015 pukul 09.00 WIB di Tugu Kota Malang direncanakan akan sampai di Jombang pada saat pembukaan muktamar NU ke-33 yaitu Hari Sabtu, tanggal 1 Agustus 2015 di Peterongan, Jombang.

Aksi jalan kaki ini menempuh jarak sekitar 92 km selama perjalanan tersebut juga menghimpun dukungan dari masyarakat dengan mengisi buku dukungan. Setelah sampai di tempat muktamar akan ada penyerahan kaos yang bertuliskan “NU Sejati Berani Menolak Korupsi” kepada perwakilan NU. Penyerahan kaos tersebut merupakan aksi simbolis bahwa masyarakat percaya muktamar NU diikuti oleh kader-kader berintegritas. Jadi tidak ada alasan bagi seorang yang berintegritas untuk tidak melakukan tindakan nyata dalam mengupayakan pencegahan dan pemberantasan korupsi. Tujuan aksi ini adalah untuk mendorong NU untuk memperhatikan persoalan korupsi sehingga tidak hanya menjadi wacana namun juga melahirkan suatu gerakan nyata mewujudkan Indonesia bebas dari korupsi.

Farchan Masduq H (Divisi Kampanye MCW)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.