Beranda Suara Rakyat Rilis Pers Bahas Soal Pungli Sekolah di DPRD Malang, Wartawan Dilarang Masuk

Bahas Soal Pungli Sekolah di DPRD Malang, Wartawan Dilarang Masuk

62
0
BERBAGI
Sumber: www.fraksipan.com
Sumber: www.fraksipan.com

SURYAMALANG.COM, KLOJEN – Komisi D DPRD Kota Malang mempertemukan Dinas Pendidikan, Kepala SDN Bandungrejosari, dan wali murid, Kamis (20/8/015).

Pertemuan itu untuk membahas maraknya praktik pungutan liar (pungli) di sekolah tersebut.

Saat ini para wali murid sedang melakukan diskusi dengan Dinas Pendidikan dan kepala sekolah dengan dimediasi oleh komisi D. Pertemuan dilakukan tertutup.

Sejumlah wartawan yang melakukan peliputan hanya diperbolehkan mengambil gambar sebentar. Setelah itu, para awak media harus menunggu di luar ruang pertemuan.

Sebelumnya, sejumlah wali murid yang merupakan perwakilan paguyuban wali murid SDN Bandungrejosari 1 mendatangi SDN Bandungrejosari 1, Rabu (19/8/2015). Mereka memprotes maraknya pratik pungli yang terjadi di sekolah tersebut.

Herlia Pertiwi (32), perwakilan paguyuban dan orang tua siswa kelas 3 mengungkapkan dirinya kerap mendapatkan pungutan-pungutan untuk operasional sekolah sejak 3 tahun yang lalu.

Mulai dari pengadaan LCD, proyektor, sumur, musolla dan yang paling baru pengadaan komputer.

Nilai pungutan bervariasi. Untuk siswa kelas 1 nilai pungutannya Rp 450.000, kelas 2 sebesar Rp 150.000 yang kemudian diturunkan menjadi Rp 100.000, sedangkan kelas 3 sampai 6 dipungut sebesar Rp 100.000. (*)

sumber: www.suryamalang.tribunnews.com

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.