Beranda Suara Rakyat Rilis Pers Dugaan Permainan Kursi Jalur Afirmasi PPDB Kota Malang Tahun 2021

Dugaan Permainan Kursi Jalur Afirmasi PPDB Kota Malang Tahun 2021

53
0
BERBAGI
Ilustrasi : Surya Malang

Malang Corruption Watch terus melakukan Monitoring PPDB Kota Malang. Hasil PPDB Jalur afirmasi telah diumumkan. Akan tetapi ada PPDB jalur afirmasi ini meninggalkan pesan bahwa PPDB di Kota Malang masih bermasalah.

MCW masih menerima beberapa aduan mengenai silang sengkarut PPDB jalur Afirmasi Tahun 2021 ini. Berikut catatan MCW terkait permasalahan PPDB jalur Afirmasi, terdapat beberapa wali murid yang mengadu ke kami dengan kronologi berikut ini :

  1. Bahwa pada saat diumumkan hasil PPDB Jalur Afirmasi, beberapa calon murid yang mendaftar di SMPN 25 Kota Malang tidak lolos seleksi. Padahal kuota untuk jalur afirmasi di SMPN 25 pada saat itu adalah 18 siswa, namun yang tertera pada website hanya 5 peserta yang lolos.
  2. Pada saat calon wali siswa tersebut datang ke sekolah, sekolah beralasan bahwa tidak lolosnya calon murid tersebut dikarenakan didaftarkan pada pilihan ke-dua, SMP 25  Kota Malang bukan pilihan pertama. Padahal sudah jelas latar belakang munculnya pilihan satu, dua dan tiga adalah pilihan opsional.
  3. Pengadu sebagai calon Wali murid akhirnya mengadu Malang Corruption Watch di pos aduan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Malang. Akhirnya disarankan untuk bertemu dengan kepala sekolah SMPN 25 Kota Malang secara langsung.
  4. Calon wali murid akhirnya datang ke SMPN 25 Kota Malang untuk menyampaikan penjelasan dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan ke Sekolah. Pihak sekolah akhirnya mengklarifikasi melalui pembicaraan telfon dari Disdikbud. Akhirnya pada tanggal itu juga, siswa tersebut diloloskan oleh sekolah di jalur afirmasi dan langsung mendaftar ulang.
  5. bahwa terdapat kejadian janggal dalam kejadian ini adalah, Kepala Sekolah memberitahukan jika kejadian tersebut jangan disebar kepada calon wali siswa-siswa lain yang juga mendaftar di SMPN 25 namun tidak lolos. Kecuali jika calon wali murid tersebut yang menanyakan sendiri. Tentu ini mengkonfirmasi adanya pengelolaan yang bermasalah dalam proses PPDB Kota Malang tahun ini.
  6. Disaat itu pula jika jalur afirmasi yang lolos di SMPN 25 sejumlah 6, maka seharusnya masih tersisa 12 kursi yang kosong. Namun tidak ada kejelasan penggunaan sisa kuota tersebut sehingga disini terdapat dugaan indikasi jual beli kursi semakin terlihat.

Oleh karena itu, Kami Malang Corruption Watch mendesak Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Malang melakukan investigasi guna mendalami dugaan permainan kursi PPDB Jalur Afirmasi di SMPN 25 Kota Malang.

Selain itu, kami mendorong kepada Sekolah Menengah Pertama dalam melakukan penerimaan siswa baru jalur zonasi ini tidak menjalankan praktik yang merugikan masyarakat Kota Malang untuk dapat mengakses Pendidikan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.