Beranda Suara Rakyat Rilis Pers Mari awasi penyelenggaraan Layanan Kesehatan di Kota Malang

Mari awasi penyelenggaraan Layanan Kesehatan di Kota Malang

97
0
BERBAGI
Malang, – Sejak diluncurkannya program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) mulai 1 Januari 2014, beragam masalah muncul di beberapa daerah, salah satunya terjadi di Kota Malang. Berdasarkan hasil temuan awal Malang Corruption Watch bersama warga yang tergabung dalam Forum Masyarakat Pedul Kesehatan, ada beberapa faktor yang menyebabkan masalah tersebut:
Pertama, kebijakan anggaran kesehatan belum mencapai minimal 10% yakni hanya 125 miiar atau tidak lebih dari 7% dari total APBD Kota Malang pada tahun 2016; Kedua, lemahnya kontrol Dinas Kesehatan (Dinkes) terhadap Unit Pelayanan Kesehatan (Rumahsakit, Puskesmas) terutama terkait standar pelayanan yang ada di setiap faskes; Ketiga, lemahnya kontrol Dinas Sosial terhadap penerima bantuan iuran yang kerap tidak tepat sasaran; kelima Instansi terkait (Dinsos, Dinkes dan BPJS) tidak maksimal memberikan sosialisasi kepada masyarakat; Keenam, minimnya akuntabilitas dan tranparansi terhadap anggaran kesehatan, sehingga memunculkan pontensi terjadinya korupsi.
Keenam permasalahan tersebut tentu menyebabkan berbagai dampak yang sangat meresahkan warga. Pelayanan kesehatan yang kurang memadai di beberapa fasilitas kesehatan, antrian yang begitu lama di Rumah Sakit untuk pengguna kartu BPJS Kesehatan, hingga rumitnya mengurus surat pernyataan miskin menjadi keluhan warga yang muncul di permukaan. Sementara itu kongkalikong dan dugaan praktik korupsi di Kota Malang muncul di sektor kesehatan. Kita masih ingat, dalam catatan Malang Corruption Watch pengadaan lahan untuk pembangunan rumah sakit Kota Malang penuh dengan manipulasi dan korupsi. Akibatnya masyarakat menerima dampaknya baik secara langsung atau tidak langsung.
Berdasarkan masalah kesehatan di Kota Malang tersebut, muncul kepedulian dari beberapa warga di Kota Malang yang tergabung dalam Forum Masyarakat Peduli Kesehatan yang dideklarasikan pada 31 Maret 2017. Harapannya melalui forum masyarakat peduli kesehatan kedepan melakukan beberapa hal seperti menerima aduan terkait layanan kesehatan seperti BPJS, penerima bantuan iuran, fasilitas kesehatan, dan informasi yang menyangkut tentang kesehatan. Selain itu, Forum Masyarakat Peduli Kesehatan juga melakukan pendidikan publik ke forum warga dan belajar bersama mengenai penyelenggaraan layanan kesehatan.
Sebagai bentuk komitmen bersama, Forum Masyarakat Peduli kesehatan juga membuka kontak aduan pelayanan publik di sektor kesehatan. Adapun nomor yang dapat dihubungi untuk berbagai kecamatan yakni: a) Iwan (Lowokwaru) 083848264592 b) Tinuk (Klojen) 085791330489 c) Wuri (Blimbing) 082257294319 d) Khadijah (Kedungkandang) 082335093752 e) Ari (Sukun) 085105587587 dan kontak malang corruption watch 0341-573650. Bentuk aduan dan gerakan bersama perlu dilakukan untuk pelayanan kesehatan yang lebih baik di Kota Malang
CP : Koordinator Forum Masyarakat Peduli Kesehatan (Iwan) – 083848264592

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.