Beranda Suara Rakyat Opini Mengawal Pendidikan Berarti Menyelamatkan Bangsa Dan Negara

Mengawal Pendidikan Berarti Menyelamatkan Bangsa Dan Negara

99
0
BERBAGI
keterangan gambar : Pak Suep dan cucu

Pendidikan adalah pilar kebangsaan. Salah satu cara menaklukan sebuah bangsa adalah menguasai pendidikannya. Begitu juga pendidikan adalah sarana mencerahkan dan menyadarkan sebuah bangsa untuk bangkit dan merdeka. Jika kita ingat, dulu para pendiri bangsa, mulai dari generasi Tan Malaka, Ki Hadjar Dewantara, hingga generasi Soekarno, Hatta dan Sjahrir, juga memulai perjuangannya melalui lembaga pendidikan. Itu sebabnya, pendidikan harus diposisikan sebagai sektor vital dan strategis. Apalagi jika pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) mau diprioritaskan. Selama ini Pemerintah memang cenderung menjadikan pendidikan sebagai arena uji coba kebijakan. Semuanya dilakukan hampir tanpa kajian mendalam. Akibatnya, bongkar pasang kebijakan kerap terjadi.

Pendidikan juga merupakan instrumen untuk mewariskan, memelihara, dan mengembangkan kebudayaan. Meskipun pada zaman sekarang karakter dan kebudayaan semakin menurun. Pernyataan itu saya kira patut diperhatikan. Sebagai wakil generasi milenial, kita mungkin perlu memberinya kesempatan. Ada dua tantangan besar yang harus segera dipikirkan. Pertama, adalah soal konsep arah pendidikan nasional. Dan kedua, soal birokrasi.

Terkait degan konsep arah pendidikan nasional, kita sekarag hidup di tengah perubahan yang berlangsung cepat. Di tengah situasi tersebut, kita dituntut lebih adaptif dan dinamis, begitu juga dengan kebijakan pendidikan kita, kurikulum, dan perangkat pendidikan lainnya. Selama ini, dunia pendidikan kita jauh dari adaptif dan dinamis. Lihat saja jurusan-jurusan dan kurikulum pendidikan kita. Nomenklaturnya selalu ber ubah“

Pada pendidikan dasar dan menengah, saya menilai jumlah mata pelajaran di sekolah kita terlalu banyak, sehingga akhirnya tidak terjadi pendalaman materi, baik di kalangan siswa maupun guru. Semuanya jadi terjebak pada jam pelajaran yang panjang sehingga kehilangan kesempatan berinteraksi. Kalau kita belakangan mengeluhkan minimnya pendidikan karakter, menurut saya itu terjadi karena waktu anak-anak kita banyak tersita di sekolah.

Pendidikan karakter itu adanya di lingkungan keluarga dan lingkungan sosial, bukan di buku pelajaran. Kalau anak-anak waktunya habis di sekolah, kapan mereka bisa menyerap nilai-nilai pendidikan lain yg hanya bisa disampaikan lewat institusi keluarga atau institusi sosial lainnya.

Temuan FMPP

Forum Masyarakat Peduli Pendidikan (FMPP) sangat prihatin Proses pembelajaran virtual membuat para orang tua harus kerja lebih ekstra untuk mendidik anaknya di rumah. Namun, tak sedikit orang tua yang kurang telaten dan terkesan marah-marah kepada anak selama mendampinginya belajar di rumah dikarenakan sikap dan karakter orang tua yang cenderung tegas dan galak turut memengaruhi menghambat pertumbuhan psikologis anak, maka FMPP menyarankan para orang tua untuk lebih memakai cara yang menyenangkan. Membangun hubungan komunikasi efektif dan menyenangkan perlu membaca bahasa tubuh anak. Kalau bahasa orang tua menyenangkan tentu reaksi anak juga akan senang,

FMPP mengatakan, selain memengaruhi kondisi mental pada anak, karakter orang tua yang galak tentu akan membuat si kecil merasa kurang nyaman dalam belajar. Kondisi ini biasanya dipicu karena orang tua sedang mengalami masalah pekerjaan yang kemudian dilampiaskan ke anak.

“Orang tua jadi gampang marah karena mungkin ada juga yang belum anak selesaikan. Kalau seorang ibu biasanya domestiknya belum selesai. Jadi pertama memang kita perlu manajemen waktu,” imbuhnya.

Oleh karenanya, menurut FMPP orang tua perlu menerapkan manajemen waktu yang tepat karena sangat penting dalam situasi saat ini. Mereka perlu mengelola waktu menyelesaikan pekerjaan dengan menemani sang buah hati belajar. Jangan sampai pas belum selesai menyelesaikan pekerjaan, si anak malah ke buru minta bantuannya.

Lebih lanjut FMPP menyarankan orang tua sebaiknya lebih bisa memahami emosi dan pikiran anak-anak yang masih belum bisa ditebak. Selain itu, penting pula memehami ekspresi dan bahasa tubuh yang dilakukan anak.

Kaidah Dan Norma Kehidupan Masyarakat Dan Tatanan Sosial

Menurut kodratnya manusia adalah makhluk sosial atau mahluk bermasyarakat, selain itu juga manusia diberikan akal pikiran yang berkembang serta dapat di kembangkan. Dalam hubungannya dengan manusia sebagai makhluk sosial, maka dari itu manusia selalu hidup bersama dengan manusia lainnya. Manusia dikatakan sebagai makhluk sosial juga karena pada diri manusia itu ada dorongan dan kebutuhan untuk berhubungan dengan orang lain. Manusia juga tidak akan bisa hidup sebagai manusia kalau tidak hidup di tengah tengah manusia.

Mengingat manusia tidak di lahirkan dalam keadaan yang sama, baik fisik spikologis hingga lingkungan geografis maupun ekonomis, sehingga dari perbedaan itulah muncul ketergantungan yang mendorong manusia untuk berhubungan dengan sesamanya guna memenui kebutuanya. Masyarakat tentu  menginginkan hidup aman, tentram damai tanpa gangguan, maka bagi setiap manusia paerlu memiliki pedoman bagi segala tingkah laku dalam pergaulan hidup, sehingga masing masing dapat terpelihara dan terjamin kesejahteraanya

Membangun Organisasi Pendidikan Yang Sukses

Bagaimana cara membangun organisasi yang sukses dan baik? Membangun sebuah organisasi yang sukses memang membutuhkan waktu yang tidak sedikit. Ada berbagai masalah yang bisa saja terjadi selama berjalannya organisasi tersebut. Lalu, apa yang perlu kita lakukan?

Membuat sebuah visi merupakan hal yang paling utama dalam membangun suatu organisasi. Visi tersebut berupa suatu tujuan yang hendak dicapai oleh suatu organisasi. Untuk mewujudkan visi tersebut, kita juga harus menentukan adanya misi yang baik Aturan sendiri meliputi batasan-batasan yang harus dimiliki suatu organisasi. Tanpa adanya aturan yang jelas dapat mengakibatkan para anggota melakukan penyimpangan yang bisa jadi merugikan organisasi tersebut di masa datang. Jadi, buatlah suatu aturan yang dapat dipatuhi dan disegani setiap anggota organisasi.

Selain membuat aturan yang jelas, cara membangun organisasi yang sukses selanjutnya adalah dengan membuat struktur organisasi yang terarah. Dengan ini, kita bisa melihat pembagian kerja dengan jelas serta bagaimana fungsi dari masing-masing anggota. Suatu organisasi tidak akan bisa berjalan tanpa adanya sumber daya yang baik. Oleh karena itu, penting sekali untuk memilih sumber daya manusia yang profesional dan kompeten dalam bidangnya untuk mengisi setiap bagian dalam struktur organisasi tersebut.

Banyak organisasi yang akhirnya tidak sukses karena mereka yang ada di dalamnya tidak memahami peran serta tanggung jawabnya. Oleh karena itu, perlu ditekankan terkait hal tersebut sejak dari awal pembentukan organisasi. Yang tak kalah penting adalah untuk membuat rencana kerja. Dengan adanya rencana kerja yang baik, semua kegiatan dalam organisasi tentu akan berjalan dengan baik juga. Jadi, jangan lupa untuk melakukan pertemuan untuk membuat sebuah rencana kerja selama periode tertentu.

Dalam organisasi, penting juga untuk membangun profesionalisme. Cara membangun organisasi yang sukses ini penting untuk membentuk bagaimana organisasi tersebut bertindak. kita bisa membuat beberapa agenda untuk pelatihan atau kegiatan lain yang bisa meningkatkan profesionalisme sumber daya organisasi. Sebuah organisasi bisa solid dan tangguh karena adanya budaya kerja yang baik dalam organisasi tersebut. Salah satu budaya tersebut adalah adanya toleransi yang tinggi dan rasa saling menghormati. Selain itu, budaya kerjasama juga sangat penting untuk dibangun dalam sebuah organisasi.

Bukannya memberi perintah saja, memberikan contoh nyata juga menjadi suatu hal yang penting dalam sebuah organisasi, terutama bagi seorang pemimpin organisasi. Hal ini akan membantu mengembangkan rasa hormat dalam organisasi tersebut

Bukan rahasia lagi jika komunikasi merupakan suatu hal mutlak dalam organisasi apapun. Tanpa adanya komunikasi timbal balik, hubungan antar individu dalam organisasi saat mengeksekusi suatu rencana kerja tidak akan berjalan baik. Sebaliknya, komunikasi yang baik bisa memajukan organisasi. Demikianlah beberapa langkah penting yang bisa kita lakukan untuk membangun sebuah organisasi yang baik. Selain berbagai langkah penting di atas, adanya loyalitas dari sesama sumber daya dalam organisasi tentu akan sangat membantu dalam mengembangkan organisasi menjadi lebih. Demikian tentang cara membangun organisasi yang sukses.

Penulis, Pak Suep (Warga Kelurahan Sukun, Kota Malang)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.