Beranda Suara Rakyat Rilis Pers Menguji Komitmen Polisi: Ungkap Korupsi Buku Kurikulum 2013

Menguji Komitmen Polisi: Ungkap Korupsi Buku Kurikulum 2013

145
0
BERBAGI
Kiri(Kapolres Singgamata)Kanan(Dr. Tasrial-Koordinator Widyaiswara PPPPTK BOE Kota Malang)
Kiri(Kapolres Singgamata)Kanan(Dr. Tasrial-Koordinator Widyaiswara PPPPTK BOE Kota Malang)

Sejak September 2014 Malang Corruption Watch telah memberikan informasi adanya dugaan korupsi dalam penggandaan modul kurikulum 2013 di Kota Malang. Penggandaan buku ini dilakukan oleh PPPPTK BOE (Pusat Pengembangan Dan Pemberdayaan Pendidikan Dan Tenaga Kependidikan Bidang Otomotif Dan Elektronika) dan dilaksanakan oleh CV. One Abadi. Berdasarkan hasil investigasi Malang Corruption Watch setidaknya terdapat potensi kerugian sebesar 786 Juta rupiah dalam proses penggandaan modul tersebut. Sayangnya, hingga saat ini kasus korupsi ini masih berada pada tahap penyelidikan di kepolisian.

Polisi mengaku telah melakukan pemanggilan terhadap pihak PPPPTK dan CV, One Abadi. Akan tetapi, pasca pemanggilan tersebut belum nampak perkembangan signifikan terkait penindakan kasus ini. Kasus ini juga telah dilaporkan kepada pihak Inspektorat Jenderal Kementrian Pendidikan Republik Indonesia. Berdasarkan laporan tersebut, pihak kementrian mengaku telah menurunkan tim audit untuk memeriksa perkara ini. Berikut perkembangan secara detail berdasarkan keterangan pihak kepolisian dan kementerian:

29 September 2014 : Pihak MCW memberikan keterangan kepada kepolisian resor Kota Malang terkait adanya indikasi praktik korupsi dalam pengadaan Modul Buku Kurikulum 2013
13 Oktober 2014 : Pihak kepolisian memberitahukan bahwa telah memeriksa 1) Direktur CV O.B. ; 2) Pejabat Pembuat Komitmen (Berdasarkan Surat Perintah Mulai Kerja adalah Sugiarta, S.Pd., MM.)
11 November 2014 : Pihak kepolisian menginformasikan bahwa sedang memproses pemeriksaan ahli atas harga buku.
27 November 2014 : Pihak kepolisian menyatakan proses penyelidikan masih terus dilakukan.
16 Desember 2014 : ICW melaporkan berbagai problem korupsi kurikulum 2013 kepada Itjen Kemendikbud, Salah satu poin yang disampaikan adalah terkait dugaan korupsi ini.
Februari 2015 : Inspektorat Jenderal Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan melakukan pemeriksaan atas dugaan korupsi pengadaan kurikulum 2013
Hasil Hearing Hari ini : Kepolisian memberikan perhatian khusus terkait penindakan kasus korupsi ini. Kepolisian akan mempercepat proses penyelidikan perkara hingga dapat dilimpahkan kepada kejaksaan.

Berdasarkan perkembangan-perkembangan tersebut, pada hari ini MCW datang bersama perwakilan warga PPPPTK BOE Kota Malang meminta kejelasan atas penindakan kasus ini. Dr. Tasrial selaku koordinator widyaiswara PPPPTK BOE Kota Malang mengaku prihatin dengan kondisi lembaganya. Ia dan kawan-kawan widyaiswara PPPPTK BOE Kota Malang mengaku malu atas perilaku oknum yang berada dalam institusinya tersebut. Ia meminta kepada jajaran kepolisian untuk segera mengungkap pelaku di balik kejahatan ini. Sehingga PPPPTK dapat segera berbenah. Oleh karenanya, MCW meminta kepada pihak kepolisian resort kota malang untuk segera:

  1. Meminta keterangan ahli dari penerbitan/percetakan yang sudah memiliki nama (terpercaya). Seperti Gramedia, Rajawali, Grafindo, dll. Selain itu, Kepolisian Kota Malang juga dapat berkoordinasi dengan kementrian pendidikan terkait hasil pemeriksaan yang telah dilakukan.
  2. Kepolisian segera mengungkap kasus ini sehingga dapat memicu pengungkapan kasus-kasus korupsi pengadaan buku kurikulum 2013 di daerah lainnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.