Beranda Suara Rakyat Rilis Pers Resmi, Inilah Fatwa MUI Kabupaten Malang Soal Politik Uang

Resmi, Inilah Fatwa MUI Kabupaten Malang Soal Politik Uang

55
0
BERBAGI
Ketua MUI Kabupaten Malang, KH M Fadhol Hija.
Ketua MUI Kabupaten Malang, KH M Fadhol Hija.

SURYAMALANG.COM, KEPANJEN – Mejelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Malang mengeluarkan fatwa haram untuk politik uang. Fatwa ini demi menjaga proses pemilihan umum, agar menghasilkan pemimpin yang berkualitas.

Menurut Ketua MUI Kabupaten Malang, KH M Fadhol Hija, politik uang memaksa orang mengalihkan pilihannya. Karena politik uang selalu disertai kewajiban untuk memilih calon tertentu. Akibatnya pemimpin yang terpilih adalah si pemberi uang.

“Politik uang itu sama dengan suap. Jadi hukumnya haram,” terang Fadhol, Selasa (23/11/2015).

Bahkan, MUI menyebut pihak-pihak yang terlibat dalam politik uang juga diharamkan. Masing-masing pemberi uang, penerima uang, perantara atau broker dan uang yang digunakan.

“Pemberi uang haram, yang menerima uangnya haram, perantara yang membagikan uang tersebut juga haram, serta materi yang digunakan untuk suap juga haram,” urai Fadhol.

Lanjut Fadhol, fatwa ini diharapkan menjadi pegangan warga Kabupaten Malang. Sebab 15 hari mendatang, warga KabupatenMalang akan melaksanakan pemilihan bupati. Dengan menghindari politik uang, diharapkan bupati yang terpilih benar-benar amanah.

Selain mengharamkan politik uang, MUI juga mengingatkan tentang janji politik. Dalam konteks hukum agama, janji dianggap sebagai hutang. Karena itu setiap janti harus ditepati.

Demikian juga janji politik adalah hutang yang harus ditepati. Karena itu calon bupati yang nantinya terpilih, harus mengingat janjinya kepada rakyat.

“Pemimpin harus memenuhi janji selama masa kampanye. Janji apa saja yang pernah disampaikan kepada rakyat,” tegas Fadhol.

MUI juga menyatakan, jika umat Islam wajib ambil bagian dalam pilkada. Umat islam diharap menghindari golput. Harapannya dengan keikutsrtaan umat, pemimpin yang terpilih mampu menyejahterakan umat.

Fatwa MUI dihasilkan usai menggelar rapat kerja daerah (Rakerda) 2015, di Wonosari Wisata Agro Kebun Teh Kecamatan Lawang, akhir pekan lalu.

Sumber: www.suryamalang.tribunnews.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.