Beranda Suara Rakyat Rilis Pers Wow! 597 Juta untuk Plesiran Pejabat Pemkot Malang

Wow! 597 Juta untuk Plesiran Pejabat Pemkot Malang

125
0
BERBAGI

PLESIRAN

Kota Malang, 08/09/2014_Mental foya-foya pejabat publik Kota Malang dalam memanfaatkan uang rakyat kembali terjadi. Anggaran publik sebasar Rp. 597.869.500,00 , digelontorkan untuk membiayai PLESIRAN para Pejabat Eksekutif, Pimpinan SKPD, staf ahli, Asisten Sekretaris Daerah, Kepala Bagian dan Camat di Lingkungan Pemerintah Kota Malang ke Lombok. Agenda yang mengatasnamakan “Peningkatan dan Pengembangan Sinergi Aparatur Pemerintah Kota Malang 2014,” pada dasarnya tidak lebih hanyalah agenda jalan-jalan mereka ke Lombok.

MCW melihat bahwa perjalanan dinas ini tidak lebih hanya foya-foya berdasarkan beberapa analisis:

Pertama, anggaran yang terlampau besar. Berdasarkan APBD 2014, total anggaran yang mereka gelontorkan sebesar Rp. 597.869.500,00 untuk membiayai plesiran tersebut. Dengan beberapa rincian yang lumayan besar misalnya: 1. Tiket sebesar Rp. 110.400.000,00 , 2. Konsumsi Rp. 128.960.000,00 , 3. Sewa Hotel Rp. 132.800.000, 00, 4. Pemateri, Rp. 178.860.000,00

Kedua, Agenda dan kegiatan selama empat hari (mulai 9-12 September 2014)  yang dilakukan sama sekali tidak mengarah pada peningkatan kualitas kinerja pejabat publik. Berdasarkan surat edaran yang dikeluarkan oleh Badan Kepegawaian Daerah, telah tergambar bahwa agenda mereka hanyalah jalan-jalan dan foya-foya. Karena pada rundown kegiatan sama sekali tidak ada kegiatan yang merepresentasikan “Peningkatan dan Pengembangan Sinergi Aparatur Pemerintah Kota Malang 2014,”. Kegiatan mereka selama di Lombok misalnya ; Hari kedua wisata ke Pura Lingsar dan Narmada, hari ketiga wisata belanja oleh-oleh khas Lombok, hari keempat wisata ke gili trawangan, wisata di desa Sade dan Pantai Kuta.

Ketiga, adanya mata anggaran yang tidak sesuai dengan kegiatan berdasarkan rundown mereka selama empat hari. Misalnya, anggaran yang dikhususkan untuk pemateri, pada rundown acara tidak ada satupun kegiatan peningkatan kualitas yang membutuhkan jasa pemateri. Padahal tercatat pada nomenklatur anggaran, jasa pemateri ini sebesar Rp. 178.860.000,00. Tentu hal ini menimbulkan kejanggalan yang akan kami investigasi lebih lanjut. Siapa tahu ada penghilangan uang negara dalam hal ini (biaya pemateri) untuk dibagikan guna memperkaya para pejabat yang ikut serta dalam PLESIRAN ini.

Oleh karena itu, MCW mengutuk perjalanan dinas yang menguras uang rakyat dan tanpa agenda yang jelas ini. Kami juga meminta kepada pejabat yang bertanggung jawab yaitu kepala Badan Kepegawaian Daerah Kota Malang beserta Sekda Kota Malang untuk mempertanggung jawabkan kepada publik.

Oleh: Hayyik Ali MM (Wakil Koordninator MCW)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.